lawrencecantorfineart – Ada cerita pahit dan lucu ketika Asri Welas berperan sebagai Welas dalam sinetron Suami-Suami Takut Istri yang membuat namanya dikenal. Asri Welas yang bernama asli Asri Pramawati merupakan seorang aktris yang memulai karirnya sejak tahun 1998.

Cerita Lucu Dibalik Casting Asri Welas Saat di Sinetron Suami-Suami Takut Istri

Namanya semakin menonjol setelah memerankan karakter Welas dalam sinetron Suami-Suami Takut Istri dari tahun 2007 hingga 2010.

Siapa sangka, ada cerita lucu saat casting untuk peran Welas, seorang wanita Jawa yang lembut namun lucu saat sedang marah dengan suaminya, Tigor.

Sosok Welas yang begitu kuat akhirnya citranya semakin kuat. Namun semua itu Asri Welas lalui dengan cerita pahit dan lucu.

Melalui program Ngobrak (Chatting Ngacak) di kanal YouTube Gofar Hilman yang dirilis Kamis (29/4/2021), Asri Welas menceritakan kisahnya.

Awalnya, setelah menjadi model, Asri terjun ke dunia akting setelah melihat rekan-rekannya seperti Indah Kalalo dan Catherine Wilson merambah dunia lakon.

Namun, Asri Welas mengaku ribuan orang ikut casting namun ditolak, sehingga satu kali casting menyebabkan namanya seperti sekarang ini.

Alkisah, Asri mendatangi kantor Multivision Plus, rumah produksi Suami Istri untuk casting, pukul 11.00. Sepanjang perjalanan dari Cibubur, Asri mendaftar casting. Namun, casting ditunda hingga malam, karena Jihan Fahira dan Bella Saphira datang untuk syuting.

Asri terpaksa menunggu lagi hingga pukul 18.00. setelah keluar mencari makanan dan aktris Vira Yuniar tiba untuk syuting. Saat putus asa, Asri menghubungi ibunya, namun ibunya tetap menyemangati karena dia yakin anaknya telah lolos casting.

Namun, casting ditunda hingga malam, karena Jihan Fahira dan Bella Saphira datang untuk syuting. Asri terpaksa menunggu lagi hingga pukul 18.00. setelah keluar mencari makanan dan aktris Vira Yuniar tiba untuk syuting.

Saat putus asa, Asri menghubungi ibunya, namun ibunya tetap menyemangati karena dia yakin anaknya telah lolos casting.

Kemudian, seorang pria berpakaian berlubang masuk ke ruang casting dan bertanya pada Asri. Menunggu selama 7 jam mengubah mood Asri menjadi emosi. Bagi pria lubang, Asri tetap menyebut dirinya Tanjung Priok, meski dengan logat Jawa yang kental.

Karena Asri dan keluarganya berbahasa Jawa. Pria berkemeja robek itu mengaku sebagai tukang lampu. Sudah waktunya Asri berperan. Meski berkali-kali Asri ingin memperkenalkan dirinya, pemain casting terus menghalangi jalannya.

Belum lagi, para pemeran menyuruh Asri melepas bulu matanya. Penampilan maksimal Asri berubah ketika dia disuruh mengikat rambutnya menjadi sanggul dan berganti menjadi daster.

Mengetahui dirinya disuruh berperan sebagai pembantu, Asri kembali menghubungi ibunya untuk pulang.  Tetapi ibunya bersikeras untuk membuatnya tetap hidup. Seketika, Asri saat itu merasa malas sembari berkata singkat karena tidak menyangka akan lulus. Saat disodori naskahnya, Asri bahkan tidak diperbolehkan menghafalnya.

Saat ia semakin lelah, nada bicara Asri menjadi sempit dan lemah, seperti yang dikatakan Welas kepada Tigor.

“(Mengulang kata-kata di naskah) ‘Elah dalah, Bang Tigor,’ apa kamu kesal?” ucap Asri melempar tisu mengenang cerita casting.

Namun, justru cara bicara Asri pada saat casting itulah yang disukai oleh orang yang memilih Asri. Padahal saat itu, Asri sudah merasa kesal karena tak mau mengungkapkan dirinya.

Penderitaan Asri belum usai, ketika Tigor yang merupakan partner aktingnya tiba. Melihat wujud tubuh kekar Tigor, nyali Asri menyusut sesaat. Di hadapan Gofar Hilman, lalu Asri mencontohkan lagi saat disuruh marah-marah kepada Tigor.

Makin kesal, Asri kembali memerankan saat disuruh marah-marah dengan melempar sandalnya. Sama seperti di adegannya, Welas sedang marah dengan Tigor yang kedapatan menggoda tetangga cantik di sitkom legendaris tersebut.

Sementara Asri berhati panas, kru yang membuatnya tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Asri yang tidak berakting.

Apalagi Asri Welas makin kaget. Tak disangka, pria berdandan berlubang itu awalnya mengaku sebagai pemecah lampu, almarhum Sofyan D Surza, Direktur Suami Istri.

Sofyan D Surza, yang meninggal pada tahun 2015, menyutradarai Ada Apa dengan Cinta dan Bajaj Bajuri. Dari sana, Asri belajar untuk tidak memandang rendah orang lain hanya dari penampilan belaka. Apalagi almarhum Sofyan D Surza yang memilih Asri meski getir karena kesal. Enam bulan kemudian, Asri diberi tahu untuk berperan sebagai Suami Istri yang Takut.

Ternyata Asri mengaku dipilih memerankan Welas karena sifatnya, bukan kecantikan. Ada satu pernyataan mendiang Sofyan D Surza, yang sangat diingat Asri Welas saat syuting, ia masih berpenampilan model, profesi sebelumnya. Melihat Asri yang masih mengusung cara kerja model, almarhum Sofyan memarahinya.

“Heh, tahu gimana? Potong telingaku, kalau tidak menjadikan Welas sebagai Welas, tidak akan disebut Asri Welas,” kata Sofyan.

“Tidak ada lagi Asri Pramawati (nama asli Asri Welas)! Kamu Asri Welas kalau benar-benar menganut peran ini,” sambung Sofyan.

“Jadi apa perannya pasti diapresiasi orang. Lepas! (Riasannya),” pungkas Sofyan, seperti diulangi Asri. Di luar dugaan, perkataan almarhum Sofyan D Surza terbukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *